Audit Perbankan dan Perbankan Elektronik 2

March 23, 2010 at 3:42 pm Leave a comment

Data Bank Mandom mengatakan Loaneble Fund sebesar Rp. 1,234,567,890.00, dari PT MANDOM tersalur untuk investment loan sebesar 15%, commercial loan 25%, personal loan 35%, serta kredit program 15% dan UKM 10%. Dana masyarakat yang berhasil dikumpulkan adalah sebesar Rp. 4,567,890,123.00 merupakan akumulasi dari berbagai produknya, dengan komposisi sebesar saving deposit (40%), time deposit (15%) dan demand deposit (45%) sehingga sebagian besar dana yang terkumpul tersebut cenderung tergolong volatile. Tingkat bunga setiap produk tersebut masing-masing adalah saving deposit 11%, time deposit 13% dan demand deposit 9%. Sehingga Loan Deposit Ratio dari Bank MANDOM hanya sebesar 27.03% Berdasarkan program Know Your Customer menunjukkan bahwa 55% nasabah cenderung menggunakan fasilitas saving deposit hanya sebagai media untuk penerimaan gaji bulanannya. Kemudian, 25% nasabah lainnya cenderung menggunakan fasilitas saving deposit dan demand deposit sebagai media pengelolaan dan penerimaan berbagai dana dari proyek-proyek yang terkait dengan institusi tertentu.

Maka solusinya untuk untuk membentuk divisi baru yaitu divisi Mortgage Banking dengan menaikkan personal loan, karena pesonal loan telah dianggap beberapa peneliti adalah pinjaman yang paling liquid. Oleh karena itu personal loan dapat menstabilkan likuiditas bank tersebut. Dalam hal megembalikan uang pihak ketiga yang telah digunakan untuk membentuk divisi baru.

Dalam peningkatan daya serap Loaneble Fund bank MANDOM. Bank melakukan marketing yang besar-besaran untuk menambah nasabah nya agar memperbanyak dana pihak ketiga agar menambah loanable fund. Dengan memberikan pelayanan-pelayan perbankan seperti e-Banking seperti biaya administrasi SMS banking, ATM, pembayaran listrik dan telepon, dll. Hal ini untuk menekan cost of fund Lalu selanjutnya menaikkan biaya administrasi disetiap pelayanan perbankan. Selain itu Bank perlu melakukan analisis pencarian posisi Bank MANDOM dalam penyebaran kredit ke masyarakat juga ditentukan bagaimana posisi Bank tersebut, dengan melakukan analisis posisi dari bank maka dapat di follow up dengan rencana strategi, misal apabila posisinya sebagai market leader maka harus dilakukan upaya penjagaan konsistensi kepemimpinan pasar dengan terus berkembang. Bank MANDOM dengan tingkat LDR yang masih rendah (27.03%) dan dengan dana masyarakat yang terserap masih kecil (Rp 4,567,890,123.00) maka masih tergolong folower dalam industri perbankan sehingga langkah dalam posisioning akan lebih baik mengikuti tren yang berkembang di pasar saat ini, misal tren pemberian kredit dengan perhitungan.

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Audit Perbankan dan Perbankan Elektronik 1 PR Indonesia dalam menghadapi CAFTA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

March 2010
M T W T F S S
« Jun    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: